Tampilkan postingan dengan label Panduan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Panduan. Tampilkan semua postingan

AKHTHOUL MUSHOLLIN

Penulis: Syaikh Masyhur Hasan Salman
Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Ukuran: 17 x 24 cm
Tebal: xiv + 612 halaman (HC)
Berat: 1100 gr
Harga: Rp 120.000,-

Jayyid : Rp 100.000,- (hemat Rp 20.000,-)

Saudara-saudariku seaqidah, pernahkah kita berkaca/ bercermin (maksudnya memperhatikan) bagaimana Shalat kita?

Sudahkah gerakan dan bacaan kita sesuai dengan Sunnah yang Rasullullah ajarkan???

PAKET PEMBELAJAR BAHASA ARAB NAHWU & SHOROF

Penulis : KH Aceng Zakaria
Penerbit : Ibn Azka
Jumlah Halaman “Ilmu Nahwu” : ix+199 hal
Jumlah Halaman “Belajar Tashrif” : vi+103 hal
Bahasa : Indonesia
Keterangan : 14,5 x 20,5 cm (Soft Cver, HVS)
Harga Buku “Ilmu Nahwu” : Rp 27.000,-
Harga Buku “Belajar Tashrif” : Rp 20.000,-

Ada kesan bahwa belajar tata bahasa (grammer) Bahasa Arab itu sukar. Selain bukan bahasa ibu yang digunakan sehari-hari, mempelajari bahasa arab pun tidak jelas orientasi dan tujuannya.

MINHAJUL MUSLIM (Konsep Hidup Ideal dalam Islam)


Penulis : Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi
Penerbit : Darul Haq
Ukuran : 16 × 24,5 cm
Tebal : xxxiii + 1240 hal. (HC)
Harga : Rp 145.000,-
Jayyid : Rp 125.000,- (hemat Rp 20.000,-)

Kesempurnaan Islam tergambar dalam aturannya yang lengkap atas berbagai aspek kehidupan manusia tanpa melewatkan perkara yang kecil maupun yang besar. Pembahasan mengenai akidah, ibadah, akhlak maupun muamalah dapat kita temukan aturannya di dalam agama Islam. Hanya saja sedikit sekali orang yang mampu menggali nilai-nilai tersebut secara langsung dari dua sumber utama hukum Islam, yaitu Al-Qur'an dan Sunnah Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam.

PANDUAN KELUARGA SAKINAH

Penulis : Yazid bin Abdul Qadir Jawas,
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i,
Ukuran : 15.5 X 23.5 cm,
Tebal : XXII + 336 Lembar (SC), 
Harga : Rp 40.000,-
Jayyid : Rp 36.000,- (hemat 10%)

"Salah satu kunci keluarga sakinah adalah cinta dan kasih sayang suami-istri yang saling membahagiakan." 

Qawaidul Fiqhiyyah : Kaedah-Kaedah Praktis Memahami Fiqih Islami


  • Judul : Qawaidul Fiqhiyyah : Kaedah-Kaedah Praktis Memahami Fiqih Islami
  • Penulis : Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf
  • Tebal :  337 Hal (SC)
  • Penerbit : Pustaka Al Furqon 
  • Harga : Rp 48.000,-  
  • Jayyid : Rp 43.000,- (Hemat Rp 5.000,-)
Jika pokok dari keselamatan seorang hamba tidak akan dia dapatkan kecuali dengan murninya tauhid dan bebasnya dari polusi syirik, ka kesempurnaan keselamatan tidak akan bisa diraih melainkan dengan kemurnian ibadah dan bebasnya dari bid’ah. Jika masalah yang pertama diketahui dengan mempelajari ilmu tauhid, maka bagian yang kedua diketahui dengan ilmu fiqih. Ilmu fiqih juga memiliki keutamaan lainnya yang sangat banyak.

Ilmu fiqih memiliki keutamaan-keutamaan yang sangat besar, yaitu :
1. Dengan ilmu tersebut diketahui bagaimana cara beribadah kepada Allah ta’ala dengan cara yang benar, mulai dari masalah bersuci, sholat, zakat, puasa, haji dan lainnya.
2. Dengan ilmu fikih diketahui bagaimana cara mencari rezeki yang halal dan menghindari cara mencari yang haram, hal itu dalam fiqih mu’amalat, jual beli, riba, sewa-menyewa dan lainnya.
3. Diketahui bagaimana cara membangun bahtera keluarga yang bahagia, hak-hak suami istri serta anak. Hal ini dalam fiqih pernikahan.
4. Dengan ilmu fiqih diketahui bagaimana harta seseorang akan dibagi sepeninggalnya, yang dibahas dalam ilmu faroidh.
5. Dengannya akan diketahui balasan bagi orang yang berbuat kriminal, hal ini dalam fiqih jinayat dan lainnya.
Dan masih banyak hal lain yang diketahui dengan mempelajari ilmu fiqih.

Namun tatkala masalah fiqih adalah masalah yang selalu berkembang seiring dengan perkembangan zaman, sedangkan nash al Qur’an dan as Sunnah ash Shohihah yang menjadi dasar hukum masalah fiqih terbatas, karena keduanya terputus dan tidak berkembang lagi dengan wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sedangkan sudah dimaklumi bersama bahwa sesuatu yang terbatas tidak mungkin bisa mengiringi sesuatu yang tak terbatas dan selalu berkembang, maka para ulama’ berjuang dan berusaha keras untuk merumuskan berbagai kaedah yang terambil dari kedua wahyu tersebut untuk bisa digunakan sepanjang masa, sampaipun terhadap masalah-masalah yang belum pernah ada wujudnya pada zaman turunnya wahyu.
Dan kaedah ini terbagi menjadi dua macam:
Pertama: Kaedah yang berhubungan dengan dalil, maksudnya adalah bagaimana cara memahami dan mengambil faedah dari sebuah dalil, yang kemudian dikenal dengan istilah ilmu ushul fiqih

Kedua: Kaedah yang berhubungan langsung dengan amal perbuatan hamba, yang kemudian disebut dengan ilmu Al-Qowa’id Al-Fiqhiyyah.

Banyak faedah yang bisa dipetik dari belajar dan mengetahui kaedah fiqhiyah, dua faedah tersebut diantaranya adalah:
1. Sebuah kaedah fiqih bisa digunakan untuk mengetahui banyak permasalahan fiqih yang tercakup dalam pembahasannya. Dan ini akan sangat memudahkan seorang penuntut ilmu untuk mengetahui hukum-hukum fiqih tanpa harus menghafal sebuah permasalahan satu persatu. Imam Al Qorrofi berkata: “Barangsiapa yang menguasai fiqih lewat penguasaan kaedah-kaedahnya, maka dia tidak butuh untuk menghafal semua permasalahannya satu persatu karena sudah tercakup dalam keumuman kaedah tersebut. (Lihat Al Furuq Al Qorrofi, 2/115)
2. Penguasaan kaedah fiqih akan sangat membantu seseorang dalam memberikan sebuah hukum yang kontemporer dan belum pemah terjadi sebelumnya dengan cara yang mudah. (Lihat Al Wajiz fi idhohi Qowaid Al Fiqh al Kulliyah oleh DR. Muhammad Shidqi al Burnu hal: 24)
Misalnya: kalau ada orang bertanya: apakah hukum rokok? karena rokok belum ada pada zaman Rasulullah.

Jawabnya: Rokok haram, karena dengan kesepakatan para ahli kesehatan bahwa dia itu membahayakan tubuh dan kesehatan, dan disebutkan dalam sebuah kaedah fiqih:

Yang maknanya: “Tidak boleh berbuat sesuatu yang membahayakan diri maupun orang lain.”

Maka semakin nampaklah betapa penting ilmu qowa’id fiqhiyah ini untuk dipelajari.

Buku ini bisa dijadikan sebagai panduan untuk mempelajari ilmu fiqih. Didalamnya berisi kaidah-kaidah ilmu fiqih yang dibahas praktis dengan jelas, Pelajaran ilmu fiqih ini diistilahkan dengan Al-Qowa’id Al-Fiqhiyyah, semoga pembaca dapat mendulang faidah-faidah yang banyak dalam buku ini.

Panduan Lengkap Menuntut 'Ilmu

  • Judul asli : Kitabul ‘Ilmi 
  • Penulis : Syaikh Muhammad bin Shalih al-’Utsaimin 
  • Penerbit : Pustaka Ibnu Katsir 
  • Ukuran : 16 x 24 cm 
  • Tebal : 336 Halaman (HC) 
  • Harga : Rp 69.000,- 
  • Jayyid : Rp 59.000,- (Hemat Rp 10.000,-)


Menuntut ilmu agama merupakan suatu keharusan bagi setiap muslim. Sebab bagaimana mungkin seseorang dapat melaksanakan kewajiban agamanya jika tidak dilandasi dengan pengetahuan tentangnya. Berakidah benar, shalat dan puasa tidak dapat dilakukannya sesuai kehendak Allah ‘Azza wa jalla jika tidak dia pelajari tata caranya.

Seorang yang telah mampu untuk melaksanakan ibadah haji harus mempelajari manasik haji sebelum melakukannya, agar hajinya benar. Seorang hartawan harus mempelajari hukum zakat agar dia tidak salah di dalam mengeluarkan zakat harta maupun perniagaannya.

Mempelajari ilmu agama secara rinci, yang melebihi kebutuhan pribadi seseorang di atas, memang bukan kewajiban setiap muslim. Namun demikian orang yang melakukannya mendapatkan keistimewaan yang luar biasa di sisi Allah ‘Azza wa jalla. Berbagai pujian dan janji balasan istimewa di dunia dan akherat Allah berikan kepada orang-orang yang berilmu (ulama) dan para penuntut ilmu. Karena kerelaan mereka meluangkan waktu untuk kepentingan agama dan kaum muslimin di saat orang lain sibuk dengan urusan duniawi dan pribadi mereka. Juga karena melalui perjuangan keras mereka agama ini terjaga dari berbagai penyimpangan. Mereka ibarat pelita yang terang di tengah gelap gulita dan oase di tengah padang tandus. Karenanya, menuntut ilmu merupakan bagian dari jihad ( berjuang di jalan Allah). Dan orang yang melakukannya oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam di sebut sebagai pewaris para nabi.

Seseorang yang menginginkan kesuksesan di dalam menuntut ilmu agama tidak dapat melakukannya begitu saja, namun harus mengikuti petunjuk dan bimbingan yang dianjurkan para ulama. Jika anda telah mengambil keputusan untuk menuntut ilmu agama, maka pastikan untuk membaca dan menelaah buku yang sarat dengan petunjuk dan bimbingan berharga ini agar upaya anda mendapatkan kesuksesan dan ridha ilahi.

Sesungguhnya ilmu memiliki kedudukan penting bagi manusia yang dengannya Alloh Azza wa Jalla membedakan derajat diantara manusia. Alloh Azza wa Jalla berfirman,
“..Katakanlah, Apakah sama antara orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui ? Sesungguhnya orang yang ber-akal-lah yang dapat menerima pelajaran.” [QS Az Zumar 9]

Kemudian Alloh Azza wa Jalla dengannya mengangkat derajat orang-orang yang berilmu. Alloh Azza wa Jalla berfirman,
“..Alloh akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. [QS Al Mujaadilah 11]

Namun, hanya ilmu agama Islam inilah yang dapat mengantarkan pemiliknya ke surga dan kebahagiaan di akherat kelak, sedangkan bagi pemilik ilmu dunia akan tetapi dia tidak beriman kepada Alloh Azza wa Jalla dan tidak berislam, maka sungguh jerih payahnya hanya akan dibalas di dunia saja, dan kelak di akherat amalan mereka seperti debu beterbangan, tidak ada manfaatnya sama sekali.

Menuntut Ilmu Syar’I telah Alloh Azza wa Jalla jadikan sebagai suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan jalan baginya menuju surga.” [HR Bukhori dan Muslim]

Inilah kitab yang ditulis seorang ulama dan Imam besar abad ini, yakni Al Allamah Asy Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin-rahimahulloh- dengan bahasa yang mudah dipahami beserta tanya jawab tentang hal yang berkaitan dengan metode mencari ilmu syari, dijawab tuntas oleh Syaikh dengan lemah lembut dan mendalam. Dibahas pula kitab-kitab apa yang sebaiknya dibaca oleh seorang pemula yang baru mempelajari Manhaj Salaf, tahapan-tahapannya kitab yang harus dipelajari, hal ini diharapkan supaya Muslimin yang memiliki semangat berkobar-kobar dalam menuntut ilmunya tidak salah dalam memulai tahap mencari ilmu, karena jika salah dalam memulai untuk mempelajari urutan kitab mana yang perlu didahulukan untuk dipelajari nantinya akan timbul sifat malas, putus asa, karena tidak faham apa yang dia pelajari.

Panduan Lengkap Nikah dari A sampai Z (Tips Jitu Memilih Pasangan)

  • Penulis : Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin ‘Abdir Razzaq 
  • Penerbit : Pustaka Ibnu Katsir 
  • Halaman : 510 halaman 
  • Ukuran : 16 cm x 24 cm 
  • Tebal : 510 Halaman (HC) 
  • Harga : Rp 90.000,- 
  • Jayyid : Rp 80.000,- (Hemat Rp 10.000,-)

Hanya Untukmu Anakku : Panduan Lengkap Pendidikan Anak Sejak Dalam Kandungan Hingga Dewasa


  • Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah 
  • Pen-Tahqiq : Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali 
  • Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i 
  • Jumlah Halaman : xix + 561 hal. (HC) 
  • Ukuran : 17 cm x 24 cm 
  • Harga : Rp 110.000,- 
  • Jayyid : Rp 95.000,- (Hemat Rp 15.000,-)