Tampilkan postingan dengan label Ilmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu. Tampilkan semua postingan

AL-WAJIZ (Ensiklopedia Fiqih Islam dalam Al-Qu'an dan As-Sunnah As-Shahihah)


Untukmu Yang Berjiwa Hanif


SEJARAH BERDARAH SEKTE SYIAH


HUKUM MENGGAMBAR MAKHLUK BERNYAWA


Bimbingan Islam untuk Pribadi dan Masyarakat


Ulasan Tuntas Tentang 3 prinsip Pokok (Syarah Ushul Tsalasah)


AKHTHOUL MUSHOLLIN

Penulis: Syaikh Masyhur Hasan Salman
Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Ukuran: 17 x 24 cm
Tebal: xiv + 612 halaman (HC)
Berat: 1100 gr
Harga: Rp 120.000,-

Jayyid : Rp 100.000,- (hemat Rp 20.000,-)

Saudara-saudariku seaqidah, pernahkah kita berkaca/ bercermin (maksudnya memperhatikan) bagaimana Shalat kita?

Sudahkah gerakan dan bacaan kita sesuai dengan Sunnah yang Rasullullah ajarkan???

HARTA HARAM MUAMALAT KONTEMPORER

Penulis : DR. Erwandi Tarmidzi, MA
Penerbit : Berkat Mulia Insani Publishing
Ukuran : 16,2 x 24,5 cm
Keterangan : 552 hal (Hard cover)
Harga : Rp 150.000,-

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memperingatkan umatnya akan fitnah harta yang akan menimpa mereka. Bukanlah kefakiran yang beliau takutkan, namun sebaliknya beliau justru khawatir jika fitnah harta duniawi menimpa umatnya sehingga melalaikan mereka dari urusan akhirat.

PAKET PEMBELAJAR BAHASA ARAB NAHWU & SHOROF

Penulis : KH Aceng Zakaria
Penerbit : Ibn Azka
Jumlah Halaman “Ilmu Nahwu” : ix+199 hal
Jumlah Halaman “Belajar Tashrif” : vi+103 hal
Bahasa : Indonesia
Keterangan : 14,5 x 20,5 cm (Soft Cver, HVS)
Harga Buku “Ilmu Nahwu” : Rp 27.000,-
Harga Buku “Belajar Tashrif” : Rp 20.000,-

Ada kesan bahwa belajar tata bahasa (grammer) Bahasa Arab itu sukar. Selain bukan bahasa ibu yang digunakan sehari-hari, mempelajari bahasa arab pun tidak jelas orientasi dan tujuannya.

Keyakinan, Ucapan & Perbuatan Pembatal Keislaman



  • Penulis : DR. Abdul Aziz bin Muhammad al-Abdul Lathif 
  • Penerbit : Pustaka Sahifa  
  • Ukuran : 16 x 24 cm
  • Tebal : xvi + 792 hal. (HC) 
  • Harga : Rp 139.000,- 
  • Jayyid : Rp 119.000,- (hemat Rp 20.000,-)


Semua kaum Muslimin insya Allah paham dengan apa-apa yang membatalkan wudhu, Shalat dan Puasa. Tentu ini adalah suatu yang menggembirakan, karena mengetahui apa-apa yang membatalkan suatu ibadah adalah suatu kewajiban.

Akan tetapi yang lebih wajib dari itu adalah mengetahui apa-apa yang membatalkan Iman dan Islam yang menyebabkan pelakunya keluar dari Islam, atau terjatuh ke dalam kekufuran. Yang membatalkan Iman bisa berupa keyakinan, ucapan dan perbuatan, dan bentuknya banyak, yaitu syirik, mencaci Allah, mengingkari sesuatu dari Syariat, menghina Nabi Shallallahu ‘alayhi wa sallam, mengingkari kebangkitan kembali di akhirat, mengaku sebagai nabi, dan sebagainya.

Dan buku kita ini, yang aslinya adalah disertasi doktoral, mengulas setiap masalah tersebut secara akademis, menyeluruh, metodologis, dan kuat berdasarkan al-Qur`an, as-Sunnah yang shahih, dan ijma' serta dilengkapi dengan perkataan-perkataan ulama dalam masing-masing masalah. Kajilah buku ini agar Anda dan orang-orang di sekitar Anda terhindar dari ketergelinciran ke dalam kekufuran tanpa disadari.

Qawaidul Fiqhiyyah : Kaedah-Kaedah Praktis Memahami Fiqih Islami


  • Judul : Qawaidul Fiqhiyyah : Kaedah-Kaedah Praktis Memahami Fiqih Islami
  • Penulis : Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf
  • Tebal :  337 Hal (SC)
  • Penerbit : Pustaka Al Furqon 
  • Harga : Rp 48.000,-  
  • Jayyid : Rp 43.000,- (Hemat Rp 5.000,-)
Jika pokok dari keselamatan seorang hamba tidak akan dia dapatkan kecuali dengan murninya tauhid dan bebasnya dari polusi syirik, ka kesempurnaan keselamatan tidak akan bisa diraih melainkan dengan kemurnian ibadah dan bebasnya dari bid’ah. Jika masalah yang pertama diketahui dengan mempelajari ilmu tauhid, maka bagian yang kedua diketahui dengan ilmu fiqih. Ilmu fiqih juga memiliki keutamaan lainnya yang sangat banyak.

Ilmu fiqih memiliki keutamaan-keutamaan yang sangat besar, yaitu :
1. Dengan ilmu tersebut diketahui bagaimana cara beribadah kepada Allah ta’ala dengan cara yang benar, mulai dari masalah bersuci, sholat, zakat, puasa, haji dan lainnya.
2. Dengan ilmu fikih diketahui bagaimana cara mencari rezeki yang halal dan menghindari cara mencari yang haram, hal itu dalam fiqih mu’amalat, jual beli, riba, sewa-menyewa dan lainnya.
3. Diketahui bagaimana cara membangun bahtera keluarga yang bahagia, hak-hak suami istri serta anak. Hal ini dalam fiqih pernikahan.
4. Dengan ilmu fiqih diketahui bagaimana harta seseorang akan dibagi sepeninggalnya, yang dibahas dalam ilmu faroidh.
5. Dengannya akan diketahui balasan bagi orang yang berbuat kriminal, hal ini dalam fiqih jinayat dan lainnya.
Dan masih banyak hal lain yang diketahui dengan mempelajari ilmu fiqih.

Namun tatkala masalah fiqih adalah masalah yang selalu berkembang seiring dengan perkembangan zaman, sedangkan nash al Qur’an dan as Sunnah ash Shohihah yang menjadi dasar hukum masalah fiqih terbatas, karena keduanya terputus dan tidak berkembang lagi dengan wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sedangkan sudah dimaklumi bersama bahwa sesuatu yang terbatas tidak mungkin bisa mengiringi sesuatu yang tak terbatas dan selalu berkembang, maka para ulama’ berjuang dan berusaha keras untuk merumuskan berbagai kaedah yang terambil dari kedua wahyu tersebut untuk bisa digunakan sepanjang masa, sampaipun terhadap masalah-masalah yang belum pernah ada wujudnya pada zaman turunnya wahyu.
Dan kaedah ini terbagi menjadi dua macam:
Pertama: Kaedah yang berhubungan dengan dalil, maksudnya adalah bagaimana cara memahami dan mengambil faedah dari sebuah dalil, yang kemudian dikenal dengan istilah ilmu ushul fiqih

Kedua: Kaedah yang berhubungan langsung dengan amal perbuatan hamba, yang kemudian disebut dengan ilmu Al-Qowa’id Al-Fiqhiyyah.

Banyak faedah yang bisa dipetik dari belajar dan mengetahui kaedah fiqhiyah, dua faedah tersebut diantaranya adalah:
1. Sebuah kaedah fiqih bisa digunakan untuk mengetahui banyak permasalahan fiqih yang tercakup dalam pembahasannya. Dan ini akan sangat memudahkan seorang penuntut ilmu untuk mengetahui hukum-hukum fiqih tanpa harus menghafal sebuah permasalahan satu persatu. Imam Al Qorrofi berkata: “Barangsiapa yang menguasai fiqih lewat penguasaan kaedah-kaedahnya, maka dia tidak butuh untuk menghafal semua permasalahannya satu persatu karena sudah tercakup dalam keumuman kaedah tersebut. (Lihat Al Furuq Al Qorrofi, 2/115)
2. Penguasaan kaedah fiqih akan sangat membantu seseorang dalam memberikan sebuah hukum yang kontemporer dan belum pemah terjadi sebelumnya dengan cara yang mudah. (Lihat Al Wajiz fi idhohi Qowaid Al Fiqh al Kulliyah oleh DR. Muhammad Shidqi al Burnu hal: 24)
Misalnya: kalau ada orang bertanya: apakah hukum rokok? karena rokok belum ada pada zaman Rasulullah.

Jawabnya: Rokok haram, karena dengan kesepakatan para ahli kesehatan bahwa dia itu membahayakan tubuh dan kesehatan, dan disebutkan dalam sebuah kaedah fiqih:

Yang maknanya: “Tidak boleh berbuat sesuatu yang membahayakan diri maupun orang lain.”

Maka semakin nampaklah betapa penting ilmu qowa’id fiqhiyah ini untuk dipelajari.

Buku ini bisa dijadikan sebagai panduan untuk mempelajari ilmu fiqih. Didalamnya berisi kaidah-kaidah ilmu fiqih yang dibahas praktis dengan jelas, Pelajaran ilmu fiqih ini diistilahkan dengan Al-Qowa’id Al-Fiqhiyyah, semoga pembaca dapat mendulang faidah-faidah yang banyak dalam buku ini.

Syarah Riyadhush Shalihin (Lengkap Jilid 1-5)


  • Penulis : Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali
  • Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi’i
  • Ukuran: 17 x 24 cm (HC) Berat: 7500 gr / Set
  • Halaman: Jilid 1 : xii+797 Lembar; Jilid 2 : xii+714 Lembar; Jilid 3 : xviii+710 Lembar; Jilid 4 : xii+620 Lembar; Jilid 5 : xx+758 Lembar 
  • Harga : Rp 600.000,-/set atau Rp 120.000,-/jilid
  • Jayyid : Rp 480.000,-/set (hemat 20%) atau Rp 105.000,-/jilid (hemat 15.000)
Kitab Riyâdhush Shâlihîn karya Imam an-Nawawi merupakan salah satu kitab hadits yang paling sarat kandungannya dan populer di kalangan masyarakat. Begitu pentingnya kandungan kitab tersebut, banyak ulama yang menyusun kitab Syarah tersendiri untuk men¬jelaskan hadits-haditsnya, baik dari sudut pandang riwayah maupun dirayah. Salah satunya adalah kitab yang ada di tangan Anda sekarang; Bahjatun Nâzhirîn Syarh Riyâdish Shâlihîn, yang kami terjemahkan menjadi Syarah Riyadush Shalihin. Selain untuk menyempurnakan karya Imam an-Nawawi di bidang hadits nabawi, kitab yang disusun oleh Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilali ini juga bertujuan melengkapi kitab-kitab Syarah yang pernah diterbitkan.

Pada kitab yang diterbitkan dalam lima jilid ini, penyusun men-jelaskan hadits-hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam yang akan membimbing setiap Muslim dalam beribadah kepada Allah dan bermuamalah dengan sesama, serta dalam meningkatkan kualitas keimanan dan kesucian jiwa mereka menuju insan yang mulia di sisi-Nya.

Dibandingkan dengan kitab-kitab Syarah lainnya, keunggulan kitab ini ada pada penyusunannya yang telah melalui tahapan-tahapan ilmiah. Di samping itu, pembahasan setiap haditsnya disertai dengan takhrij, makna kosa kata, dan penjelasan kandungan hadits, semua itu disusun secara sistematis dan singkat, sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami kandungan setiap haditsnya secara utuh.

Dengan membaca dan mengamalkan kandungan kitab ini, insya Allah, kita akan terbantu untuk menjadi pribadi-pribadi Muslim yang lebih istiqamah dalam mencapai kesempurnaan ‘ubudiyah kepada Allah.

JENGGOT YES, ISBAL NO


  • Penulis: Abdullah bin Jarullah alu Jarullah, Abdullah bin Abdul Hamid, Abdul Karim al Juhaiman
  • Penerbit: Media Hidayah
  • Ukuran: 10 x 14, 5 cm
  • Tebal: 128 halaman (SC)
  • Harga: Rp 10.000,-


Bismillaah...

Bagaimana hukum mencukur Jenggot? Baik yang panjangnya kurang dari satu genggam ataupun yang lebih?
Bagaimana hukum isbal? Baik dengan sombong maupun tidak sombong?
Bagaimana penjelasan hadits tentang Abu Bakar yang kainnya melorot?
Bagaimana dengan makna “izaar”? apa Cuma dimaknai dengan kain sarung? Bagaimana dengan kain celana panjang?

insyaALLOH jawaban akan anda temukan pada buku ini. Buku ini membahas hukum memelihara jenggot dan berpakaian isbal yang diterjemahkan dari 4 buah buku, yaitu: Min al Hadyi an Nabawi I faul Liha, karya Abdullah bin Abdul Hamid. Muhaawarah Thariifah Baina Dzii Lihyah wa Mahluuqiha, karya Abdul Karim al Juhaiman. Isbaal ats Tsiyaab Baina al Ijaab wa al Iqaab, karya Abdullah bin Abdul Hamid. Tadzkir asy Syabaab bimaa Jaa-a fii Isbaal ats Tsiyaab, karya Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim Alu Jarullah.

Isi buku ini: Bagian 1 tentang Memelihara Jenggot, bagian 2 tentang Dialog seputar Jenggot, bagian 3 tentang Larangan Isbal, bagian 4 tentang Fatwa Ulama tentang Isbal.

Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 1-3 (Lengkap)

  • Penulis : Majmu'ah Minal Ulama 
  • Penerbit : Darul Haq 
  • Ukuran : 17 cm x 24 cm 
  • Deskripsi : Jil.1 = xxii+656 hal., Jil.2 = xviii + 580 hal., Jil.3 = xxxiii+672 hal.(HC) 
  • Harga : Jil.1 = Rp 95.000,-; Jil.2 = Rp 90.000,-; Jil.3 = Rp 99.000,- 
  • Jayyid : Jil.1 = Rp 85.000,-; Jil.2 = Rp.80.000,-; Jil.3 = Rp.89.000,- (Hemat Rp 10.000,- s/d Rp 30.000,-)

Panduan Lengkap Menuntut 'Ilmu

  • Judul asli : Kitabul ‘Ilmi 
  • Penulis : Syaikh Muhammad bin Shalih al-’Utsaimin 
  • Penerbit : Pustaka Ibnu Katsir 
  • Ukuran : 16 x 24 cm 
  • Tebal : 336 Halaman (HC) 
  • Harga : Rp 69.000,- 
  • Jayyid : Rp 59.000,- (Hemat Rp 10.000,-)


Menuntut ilmu agama merupakan suatu keharusan bagi setiap muslim. Sebab bagaimana mungkin seseorang dapat melaksanakan kewajiban agamanya jika tidak dilandasi dengan pengetahuan tentangnya. Berakidah benar, shalat dan puasa tidak dapat dilakukannya sesuai kehendak Allah ‘Azza wa jalla jika tidak dia pelajari tata caranya.

Seorang yang telah mampu untuk melaksanakan ibadah haji harus mempelajari manasik haji sebelum melakukannya, agar hajinya benar. Seorang hartawan harus mempelajari hukum zakat agar dia tidak salah di dalam mengeluarkan zakat harta maupun perniagaannya.

Mempelajari ilmu agama secara rinci, yang melebihi kebutuhan pribadi seseorang di atas, memang bukan kewajiban setiap muslim. Namun demikian orang yang melakukannya mendapatkan keistimewaan yang luar biasa di sisi Allah ‘Azza wa jalla. Berbagai pujian dan janji balasan istimewa di dunia dan akherat Allah berikan kepada orang-orang yang berilmu (ulama) dan para penuntut ilmu. Karena kerelaan mereka meluangkan waktu untuk kepentingan agama dan kaum muslimin di saat orang lain sibuk dengan urusan duniawi dan pribadi mereka. Juga karena melalui perjuangan keras mereka agama ini terjaga dari berbagai penyimpangan. Mereka ibarat pelita yang terang di tengah gelap gulita dan oase di tengah padang tandus. Karenanya, menuntut ilmu merupakan bagian dari jihad ( berjuang di jalan Allah). Dan orang yang melakukannya oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam di sebut sebagai pewaris para nabi.

Seseorang yang menginginkan kesuksesan di dalam menuntut ilmu agama tidak dapat melakukannya begitu saja, namun harus mengikuti petunjuk dan bimbingan yang dianjurkan para ulama. Jika anda telah mengambil keputusan untuk menuntut ilmu agama, maka pastikan untuk membaca dan menelaah buku yang sarat dengan petunjuk dan bimbingan berharga ini agar upaya anda mendapatkan kesuksesan dan ridha ilahi.

Sesungguhnya ilmu memiliki kedudukan penting bagi manusia yang dengannya Alloh Azza wa Jalla membedakan derajat diantara manusia. Alloh Azza wa Jalla berfirman,
“..Katakanlah, Apakah sama antara orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui ? Sesungguhnya orang yang ber-akal-lah yang dapat menerima pelajaran.” [QS Az Zumar 9]

Kemudian Alloh Azza wa Jalla dengannya mengangkat derajat orang-orang yang berilmu. Alloh Azza wa Jalla berfirman,
“..Alloh akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. [QS Al Mujaadilah 11]

Namun, hanya ilmu agama Islam inilah yang dapat mengantarkan pemiliknya ke surga dan kebahagiaan di akherat kelak, sedangkan bagi pemilik ilmu dunia akan tetapi dia tidak beriman kepada Alloh Azza wa Jalla dan tidak berislam, maka sungguh jerih payahnya hanya akan dibalas di dunia saja, dan kelak di akherat amalan mereka seperti debu beterbangan, tidak ada manfaatnya sama sekali.

Menuntut Ilmu Syar’I telah Alloh Azza wa Jalla jadikan sebagai suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan jalan baginya menuju surga.” [HR Bukhori dan Muslim]

Inilah kitab yang ditulis seorang ulama dan Imam besar abad ini, yakni Al Allamah Asy Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin-rahimahulloh- dengan bahasa yang mudah dipahami beserta tanya jawab tentang hal yang berkaitan dengan metode mencari ilmu syari, dijawab tuntas oleh Syaikh dengan lemah lembut dan mendalam. Dibahas pula kitab-kitab apa yang sebaiknya dibaca oleh seorang pemula yang baru mempelajari Manhaj Salaf, tahapan-tahapannya kitab yang harus dipelajari, hal ini diharapkan supaya Muslimin yang memiliki semangat berkobar-kobar dalam menuntut ilmunya tidak salah dalam memulai tahap mencari ilmu, karena jika salah dalam memulai untuk mempelajari urutan kitab mana yang perlu didahulukan untuk dipelajari nantinya akan timbul sifat malas, putus asa, karena tidak faham apa yang dia pelajari.

Perjalanan Ulama Menuntut 'Ilmu

  • Penulis: Abu Anas Majid Al-Bankani
  • Judul Asli: Rihlatul Ulama fi thalabil ‘Ilmi
  • Penerbit: Darul Falah
  • Tebal: xx+296 halaman (13,5 x 20,5 cm-HC)
  • Harga: Rp. 38.000,-
  • Jayyid : Rp 33.000,- (Hemat Rp 5.000,-)

Mukhtarot Ringkasan Kaidah-Kaidah Bahasa Arab

  • Penulis : Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron
  • Penerbit : Pustaka Al Furqon
  • Ukuran : 17 cm x 24 cm
  • Halaman : 176 hal (SC)
  • Harga : Rp 33.000,-
  • Jayyid : Rp 28.000,- (Hemat Rp 5.000,-)

4 Langkah Membaca & Menerjemahkan Kitab Gundul Metode Assasakiy


  • Penulis : Abu Hilya Salsabila
  • Penerbit : Pustaka Ukhuwatuna
  • Tebal : 334 halaman (HC), 15.5x24cm
  • Harga : Rp 75.000,-
  • Jayyid : Rp 65.000,- (Hemat Rp 10.000,-)

Minhajul Muslim (Konsep Hidup Ideal dalam ISLAM)


  • Penulis : Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi
  • Penerbit : Darul Haq
  • Deskripsi : xxxiii + 1240 hal. (HC)
  • Ukuran : 17 cm x 24 cm
  • Harga : Rp 145.000,-
  • Jayyid : Rp 125.000,- (Hemat Rp 20.000,-)

Khutbah Jum`at Pilihan Setahun Jilid 1 & 2


  • Penulis : Drs. Hartono Ahmad Jaiz, dkk.
  • Penerbit : Darul Haq
  • Harga : Rp 184.000,-/set; Jilid 1: Rp 85 000,-; Jilid 2: Rp 99.000,-
  • Jayyid : Rp 154.000,-/set; Jilid 1: Rp 75.000,-; Jilid 2: Rp 89.000,-